Membuat Lembaran Putih Bersih Kembali
Saudaraku, tidakkah engkau tahu bahwa hidup kita ini bisa
seperti lembaran kertas putih yang unik dan menakjubkan? Ketika kertas putih
sebelumnya telah kotor oleh noda maka kertas itu bisa bersih kembali dan putih
kembali seperti lembaran baru yang putih bersih tanpa noda sama sekali? Allah
SWT pernah mewahyukan melalui sebuah Hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh
Tirmidzi dari Anas bin Malik ra. Di dalam Hadits ‘Arba’in An-Nawawiyah, Hadits
ke-42 menyebutkan : Rosululloh SAW bersabda, Allah SWT., berfirman, “ Wahai anak Adam selama engkau berdo’a dengan
sungguh-sungguh dan berharap kepada-Ku, niscaya Aku ampuni segala dosamu yang
telah lalu dan Aku tidak peduli lagi. Wahai anak Adam, jika dosamu membumbung
setinggi langit lalu engkau minta ampunan-Ku, pasti engkau Ku-ampuni, dan Aku
tidak peduli lagi. Wahai anak Adam andai engkau datang kepada-Ku dengan
kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak
menyekutukan-Ku sedikitpun, pasti Aku mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi
pula.”
Betapa luasnya ampunan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang
mau bertaubat. Semua kesalahan dan dosa dihapus dengan ampunan yang banyaknya
sama, persis seperti seribu titik hitam ditimpa seribu titik putih yang
besarnya sama, maka hilanglah seribu titik hitam itu tidak tampak sama sekali.
Begitulah ampunan Allah SWT. Bagaikan cermin yang kotor oleh noda jika sudah
dibersihkan maka ia akan bersih kembali bening mengkilat tanpa noda. Dan ini
diberikan kepada seluruh anak Adam yang mau bertaubat, sebesar apapun dosanya
asal dia tidak mempersekutukan-Nya. Allah juga sudah tidak peduli lagi dengan
segala dosa yang telah dilakukan itu, hal ini artinya anak Adam yang taubat itu
putih bersih kembali, bak lembaran kertas putih bersih kembali yang siap di
hamparkan dalam perjalanan kehidupan selanjutnya. Subahanallah, betapa dahsyat
ampunan Allah ini, dan dengan ini kita sebagai seorang muslim diperintahkan
oleh-Nya.
“Wahai orang-orang
yang beriman bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya (taubat
nasuha), mudah-mudahan Tuhan kalian akan menghapus kesalahan-kesalahan kalian
dan memasukkan kalian kedalam surga-surga yang mengalir dibawahnya
sungai-sungai…” (At-Tahrim : 8). Perhatikan, setelah ampunan itu Allah
menggantinya dengan surga-surga yang mengalir dibawahnya
sungai-sungai..bukankah ini suatu anugrah yang tiada terkira?
Bahkan Allah SWT menjadi cinta kepada orang-orang yang
bertaubat dan mensucikan diri : “Sesungguhnya
Allah mencintai orang yang bertaubat dan mensucikan diri.” (Al-Baqoroh :
222). Tidakkah kita ingin menjadi salah satu orang yang dicintai oleh Allah
SWT?
Saudaraku, marilah kita menjadi orang-orang yang bertaubat.
Sehingga kita menjadi orang yang dicintai oleh Allah SWT. Apakah lagi yang kita
inginkan jikalau kita telah diliputi oleh cinta kepada Allah dan dicintai oleh
Allah ‘aza wazalla yang telah menjadikan kita ada dan hidup didunia ini?
Oleh karenanya bersegeralah kita bertaubat, dan jangan pernah ragu untuk
bertaubat, jangan pernah khawatir taubat kita tidak diterima oleh Allah SWT
sebesar apapun dosa kita, berulangkali sebanyak apapun dosa-dosa yang terus
kita lakukan. Karena ampuanan-Nya seluas langit dan bumi, dan demikianlah kita
diperintahkan untuk bersegera, bahkan disuruh-Nya kita berlomba-lomba.. “Berlomba-lombalah kamu
kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit
dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan
Rasul-rasul-Nya…”(Al-Hadid : 21).
Taubat Nasuha
Reviewed by Beni Sumarlin
on
07.52.00
Rating:
Reviewed by Beni Sumarlin
on
07.52.00
Rating:

Tidak ada komentar: